ANALISIS PERUBAHAN NILAI INDONESIA CRUDE PRICE (ICP) DAN PENGARUHNYA TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) SEBELUM PEMBERLAKUAN MEA


2b454-finance Penganggaran

Alternatif investasi dapat berupa investasi pada (1) aktiva riil yang secara umum melibatkan aset nyata seperti membeli properti, mesin atau pabrik, menyimpan emas atau; (2) investasi finansial seperti membeli sertifikat deposito, commercial paper, saham, dan membeli obligasi. Masing–masing alternatif mempunyai kelebihan dan kekurangan. Salah satu bentuk investasi finansial yang diminati oleh masyarakat adalah investasi kepemilikan saham melalui pasar modal. Hasil (return) yang diharapkan oleh pemegang saham adalah pembagian dividen dan capital gain. Dividen merupakan pembagian keuntungan kepada pemegang saham yang besarnya tergantung dari kebijakan dividen (dividen policy) masing-masing perusahaan. Capital gain adalah keuntungan yang diperoleh karena harga jual saham lebih tinggi dari harga belinya. Namun, tidak semua saham memberikan dividen dan capital gain. Suatu perusahaan mungkin saja tidak dapat membagikan dividen pada tahun yang berjalan karena adanya kerugian atau kebijakan investasi. Hal itu berlaku pula pada saham yang menimbulkan capital loss (kerugian) karena harga jualnya lebih rendah daripada harga belinya.

Uraian itu menggambarkan bahwa saham tidak memberikan kepastian hasil (return). Karena tidak ada kepastian return tersebut, saham tergolong investasi yang berisiko (risk asset). Sebaliknya, obligasi memberikan kepatian return sehingga disebut investasi bebas resiko (riskfree asset). Oleh karena itu, investasi dalam saham memerlukan pertimbangan yang lebih cermat dibandingkan investasi dalam obligasi.

Pemberian informasi bagi para investor tentang perkembangan bursa, BEI menyebarkan data pergerakan harga saham melalui media cetak dan elektronik. Satu indikator pergerakan harga saham tersebut adalah indeks harga saham.

Banyak faktor yang dapat mempengaruhi Indeks Saham, antara lain perubahan tingkat suku bunga bank sentral, keadaan ekonomi global, tingkat harga energi dunia, kestabilan politik suatu negara, dan lain-lain. (Blanchard,2006). Selain faktor tersebut, perilaku investor sendiri juga akan memberi pengaruh terhadap pergerakan Indeks Saham. Berikut data pergerakan nilai IHSG dan ICP berasarkan pengamatan selama 2014 – 2015

Tanggal IHSG ICP
Dec 1, 2015 18,43 35,48
Nov 2, 2015 18,05 41,44
Oct 1, 2015 17,96 43,68
Sep 1, 2015 15,64 43,13
Aug 3, 2015 17,54 42,81
Jul 1, 2015 19,76 51,82
Jun 1, 2015 20,67 59,46
May 1, 2015 22,68 61,86
Apr 1, 2015 21,86 57,58
Mar 2, 2015 24,04 57,58
Feb 2, 2015 23,96 54,50
Jan 2, 2015 23,08 45,30
Dec 1, 2014 23,69 59,56
Nov 3, 2014 23,93 75,39
Oct 1, 2014 24,21 83,72
Sep 2, 2014 23,88 94,97
Aug 1, 2014 25,31 99,51
Jul 1, 2014 24,73 104,63
Jun 2, 2014 23,55 108,95
May 1, 2014 24,12 106,20
Apr 1, 2014 24,25 106,44
Mar 3, 2014 24,02 106,90
Feb 3, 2014 22,09 106,08
Jan 2, 2014 20,16 105,80

     Sumber: Data skunder

ICP

Perubahan dan pergerakan indeks harga saham terindikasi ada hubunganya dengan keadaan ekonomi global, salah satunya adalah harga minyak dunia. Salah satu sumber energi yang umum digunakan dalam setiap aktivitas. Bagi perusahaan-perusahaan yang aktif melakukan kegiatan operasionalnya, terlebih mulai tahun ini akan dimulai pemberlakuan pasar ekonomi negara-negara anggota ASEAN atau yang dikenal dengan MEA, kestabilan harga minyak mentah terhadap Indeks harga saham menjadi hal yang penting. Sebab ketika nilai harga minyak mengalami kenaikan, hal ini akan mengakibatkan barang-barang akan bertambah biaya operasionalnya dalam memproduksi. Jika sebagian besar barang diproduksi secara langsung oleh perusahaan, maka maka secara otomatis ini akan mengakibatkan kenaikan biaya produksi. Kenaikan biaya produksi ini tentunya akan mengurangi nilai laba perusahaan yang diperoleh. Menurunya nilai laba perusahaan tentu akan mempengaruhi minat investor terhadap perusahaan yang bersangkutan. Secara umum, hal ini akan mendorong pelemahan indeks harga saham.

Masyarakat selaku investor menghadapi permasalahan terhadap saham terkait sulitnya melakukan prediksi harga saham yang selalu berfluktuasi dari detik ke detik. Dengan demikian, diperlukan strategi investasi mulai dari kebijakan investasi sampai evaluasi kinerja. Menurut Husnan (1998) terdapat lima langkah strategi investasi, yaitu (1) menentukan kebijakan investasi; (2) analisis sekuritas; (3) pembentukan portfolio; (4) melakukan revisi portfolio; (5) evaluasi kerja portfolio.

Kelima langkah itu sangat dipengaruhi public information karena paling mudah diperoleh masyarakat. Dengan informasi itu, masyarakat dapat mengambil keputusan terhadap investasinya di pasar modal. Informasi yang bersifat public information antara lain tingkat suku bunga, kurs rupiah, dan Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Jakarta. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta merupakan gambaran secara umum harga saham yang gopublik. Kenaikan atau penurunan IHSG harga saham yang go publik di Bursa Efek Jakarta. Saat ini, IHSG menjadi salah satu indikator penting yang menunjukan kondisi ekonomi Indonesia sehingga pergerakan naik turunya IHSG menarik untuk dijadikan sebagai kajian analisis penelitian.

Leave a comment

INTEGRASI EKONOMI


Integrasi Ekonomi..

Defenisi Integrasi Ekonomi

Definisi integrasi ekonomi secara umum adalah pencabutan (penghapusan) hambatan-hambatan ekonomi diantara dua atau lebih perekonomian (negara). Secara operasional, didefinisikan sebagai pencabutan (penghapusan) diskriminasi dan penyatuan politik (kebijaksanaan) seperti norma, peraturan, prosedur.

Instrumen di dalam integrasi ekonomi

  • Bea masuk,
  • Pajak,
  • Mata uang,
  • Undang-undang,
  • Lembaga,
  • Standarisasi, dan
  • Kebijaksanaan ekonomi

Kerugian dan Manfaat integrasi ekonomi

Terberntuknya integrasi ekonomi tidak disangkal akan menciptakan sejumlah manfaat dan kerugian

  1. Kerugian
  • Integrasi ekonomi internasional membatasi kewenangan suatu Negara untuk menggunakan kebijakan fiscal, keuangan dan moneter untuk mempengaruhi kinerja ekonomi dalam negeri. Hilangnya kedaulatan Negara merupakan biaya atau pengorbanan terbesar yang ” diberikan ” oleh masing-masing negara yang berintegrasi dalam satu kawasan.
  • Kerugian lain adalah adanya kemungkinan hilangnya pekerjaan dan potensi menjadi pasar bagi Negara yang tidak mampu bersaing. Tenaga kerja dan produksi dari Negara lain dalam suatu kawasan akan masuk dengan hambatan yang lebih ringan. Hal ini berpotensi menimbulkan pengangguran di dalam negeri dan ketergantungan akan produk impor yang lebih murah dan efisien.
  1. Manfaat
  • meningkatnya kompetisi actual dan potensial diantara pelaku pasar, baik pelaku pasar yang berasal dari suatu Negara, dalam sekelompok Negara, maupun pelaku pasar diluar kedua kelompok tersebut. Kompetisi diantara pelaku pasar tersebut diharapkan akan mendorong harga barang dan jasa yang sama lebih rendah, meningkatkan variasi kualitas dan pilihan yang lebih luas bagi kawasan yang terintegrasi.
  • desain produk, metode pelayanan, system produksi dan distribusi serta aspek lain menjadi tantangan bagi pelaku pasar saat ini dan dimasa depan. Hal ini akan mendorong perubahan arah dan intensitas dalam inovasi dan kebiasaan kerja dalam suatu perusahaan.
  • tercapainya ekonomi melalui pasar yang lebih luas yang akan mendorong peningkatan efisiensi perusahaan melalui berkurangnya biaya produksi.

 Integrasi Ekonomi,

Dampak Integrasi Ekonomi Bagi Indonesia

a). Perdagangan antar negara akan berlangsung sangat bebas, jauh lebih bebas dari era AFTA. Di dalam AFTA, pemerintah masih dimungkinkan misalnya menerapkan bea masuk 1 sampai 5 persen atau juga mengeluarkan kebijakan khusus untuk melindungi industri atau barang-barang produksi dalam negeri yang sangat sensitif.  Sebaliknya, dalam era PTA barang-barang produk Indonesia akan sepenuhnya bersaing dengan barang-barang produksi negara lainnya.  Dengan kualitas yang ada saat ini serta tingginya pajak dan pungutan sebagaimana banyak dikeluhkan pengusaha, niscaya akan sangat sulit bagi barang Indoneisa untuk bisa bersaing.

b). Pergerakan tenaga kerja akan terjadi secara bebas yang bisa memberikan dampak luar biasa bagi Indonesia.  Di satu sisi, persaingan tenaga kerja di dalam negeri akan sangat kompetitif.  Pekerja kita tidak hanya akan bersaing dengan sesama WNI, tetapi juga dengan seluruh warga ASEAN.  Konsekuensinya, tenaga kerja Indonesia harus memiliki kemampuan yang lebih tinggi atau minimal sama dengan tenaga kerja luar agar bisa memperoleh pekerjaan yang layak.

c). Persaingan untuk menarik investasi bagi kelangsungan pembangunan juga akan semakin berat dengan adanya prinsip free movement of capital.  Jika dilihat dari kacamata ini, kasus hengkangnya Sony, Aiwa, Nike dan perusahaan lainnya dari Indonesia yang sangat ramai dibicarakan dalam bulan November-Desember 2002 adalah fenomena yang sangat wajar dan tidak perlu ditanggapi secara emosional.  Bahkan, bukan tidak mungkin pengusaha-pengusaha nasional kita justru akan menanamkan modalnya di negara-negara anggota ASEAN lain demi mencapai efisiensi yang lebih baik.

Halangan untuk Integrasi

  • Integrasi sulit untuk mencapai dan mempertahankan
  • Bangsa mungkin akan mendapat keuntungan tetapi kelompok dalam negara mungkin akan terluka
  • Potensi kehilangan kedaulatan dan kontrol atas isu-isu domestic

Implikasi Integrasi Ekonomi Untuk Bisnis

Opportunities :

  • Pasar lebih terbuka
  • Biaya bisnis lebih rendah pada suatu pasar tunggal
  • Kemampuan perusahaan meningkat karena halangan budaya dan persaingan berkurang (tidak menjadi halangan utama)

Threats :

  • Lingkungan bisnis tertentu menjadi lebih kompetitif.
  • Rasionalisasi harus diberlakukan untuk menghemat biaya.
  • Kemungkinan ditolak penuh oleh suatu integrasi ekonomi.

Bentuk-Bentuk Blok Perdagangan

  • Daerah perdagangan bebas (free trade area),

Daerah atau kawasan perdagangan bebas terjadi jika sekelompok negara sepakat untuk menghapuskan berbagai hambatan perdagangan, seperti tarif dan kuota, antar sesama negara anggota. Meskipun demikian, masing-masing negara tetap memiliki dan memberlakukan berbagai hambatan terhadap negara-negara bukan anggota kawasan tersebut. Di wilayah Asia Tenggara, negara-negara ASEAN mencetuskan kawasan perdagangan bebas yang dikenal dengan nama ASEAN Free Trade Area (AFTA).

  • Perserikatan pabean (customs union),

Pada perserikatan pabean, antar sesama negara anggota memberlakukan ketentuan perdagangan bebas dan tarif bea masuk serta kuota yang seragam terhadap impor dari negara-negara bukan anggota.

  • Pasar umum (common market),

Dalam integrasi ekonomi berbentuk pasar bersama, sesama negara anggota mempunyai kebebasan secara penuh untuk memindahkan faktor-faktor produksi, khususnya modal dan tenaga kerja, serta membentuk kawasan perdagangan bebas dan menyeragamkan peraturan tarif bea masuk. Contoh bentuk kerja sama ini adalah Masyarakat Eropa (ME) atau European Community (EC).

  • Serikat ekonomi (economic union).

Negara-negara yang membentuk kerja sama kesatuan ekonomi (economic union) memiliki kebijakan ekonomi tunggal atau serupa, termasuk kebijakan moneter, pajak, maupun perdagangan. Sampai saat ini hanya European Union yang mengarah pada bentuk kerja sama ini. Contohnya, diberlakukannya mata uang tunggal untuk kawasan tersebut yang dinamakan European Currency Unit (ECU) atau Euro.

Blok Perdagangan Negara-Negara

Berikut ini adalah beberapa contoh dari blok perdagangan negara-negara di dunia

  • Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa

Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa (EFTA) didirikan tanggal 3 Mei 1960. sebagai sebuah blok dagang alternatif untuk negara Eropa yang tidak mampu, atau memilih tidak untuk bergabung dengan Komunitas Ekonomi Eropa (EEC) (sekarang Uni Eropa (EU)).

  • Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN

Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN (ASEAN Free Trade Area, AFTA) adalah sebuah persetujuan oleh ASEAN mengenai sektor produksi lokal di seluruh negara ASEAN.

Tujuan

  • Meningkatkan daya saing ASEAN sebagai basis produksi dalam pasar dunia melalui penghapusan bea dan halangan non-bea dalam ASEAN
  • Menarik investasi asing langsung ke ASEAN.
  • Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN–Cina

Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN–Cina (ASEAN–China Free Trade Area, (ACFTA)), adalah suatu kawasan perdagangan bebas di antara anggota-anggota ASEAN dan Cina. Kerangka kerjasama kesepakatan ini ditandatangani di Phnom PenhCambodia, 4 November 2002, dan ditujukan bagi pembentukan kawasan perdagangan bebas pada tahun 2010, tepatnya 1 Januari 2010. Setelah pembentukannya ini ia menjadi kawasan perdagangan bebas terbesar sedunia dalam ukuran jumlah penduduk dan ketiga terbesar dalam ukuran volume perdagangan, setelah Kawasan Perekonomian Eropa dan NAFTA.

  • Komunitas Eropa

Komunitas Eropa, paling penting dari ketiga Komunitas-Komunitas Eropa, awalnya didirikan pada 25 Maret 1957 dengan penandatanganan Perjanjian Roma di bawah nama Komunitas Ekonomi Eropa. Kata ‘Ekonomi’ dihilangkan dari namanya oleh Perjanjian Maastricht tahun 1992, yang mana pada waktu yang sama secara efektif membuat Komunitas Eropa yang pertama dari tiga pilar Uni Eropa, yang disebut Pilar Komunitas.

  • Uni Eurasia

Uni Eurasia adalah rencana bagi BelarusKazakhstanKyrgyzstanRusiaTajikistan dan negara pasca-Soviet lainnya, serta negara-negara berpotensial sepertiFinlandiaHongariaRepublik CekoBulgaria dan Mongoliauntuk memperkuat integrasi. Pada tanggal 18 November 2011, presiden Belarus, Kazakhstan dan Rusia menandatangani sebuah perjanjian yang menetapkan target pendirian Uni Eurasia pada 2015. Perjanjian ini mencakup peta jalan integrasi masa depan serta pendirian Komisi Eurasia (mengikuti Komisi Eropa) dan Ruang Ekonomi Eurasia, keduanya akan mulai beroperasi pada 1 Januari 2012.

Integrasi Ekonomi

ARGUMEN SEKITAR INTEGRASI EKONOMI

 Ø Penciptaan Dan Pengalihan Perdagangan

Penciptaan perdagangan adalah ekonomi istilah yang terkait dengan ekonomi internasional di mana perdagangan arus diarahkan karena pembentukan kawasan perdagangan bebas atau serikat pabean.

Dalam kasus yang pertama setelah pembentukan serikat ekonomi biaya barang dianggap menurun yang menyebabkan peningkatan efisiensi dari integrasi ekonomi. Oleh karena itu, esensi perdagangan penciptaan adalah dalam penghapusan tarif bea di perbatasan bagian dalam unifiying negara (biasanya sudah perdagangan dengan satu sama lain), menyebabkan penurunan lebih lanjut dari harga barang, sementara mungkin ada kasus aliran perdagangan kreasi baru dari barang antara negara memutuskan untuk mengintegrasikan ekonomi.

Hal sebaliknya terjadi dalam kasus pengalihan perdagangan, ketika aliran perdagangan dialihkan dari negara mitra benar-benar hemat untuk satu kurang efisien tapi yang menjadi anggota serikat ekonomi dan membuat barang yang lebih murah dalam serikat, tetapi lebih tinggi dibandingkan dengan seluruh dunia. Dalam prakteknya, baik penciptaan perdagangan dan efek pengalihan terjadi karena pembentukan serikat ekonomi. Efisiensi integrasi ekonomi serikat tertentu sekarang ini dinilai sebagai hasil akhir antara penciptaan perdagangan dan efek pengalihan: itu adalah biaya-efektif dalam kasus yang berlaku efek perdagangan penciptaan, dan sebaliknya.

  • Manfaat dari Regionalisme Dibandingkan Nasionalisme

Regionalisme dianggap penting karena regionmerupakan wadah paling tepat dan paling mungkin untuk menerima perubahan dan mengintensifkan resistensi dari tekanan kompetisi kapitalisme global. Menurut perspektif realis, ketidaksetaraan kekuatan (unequal power) dapat menciptakan logika yang tidak mendukung pasar kapitalis, oleh karena itu regionalisme digunakan untuk menciptakan kesetaraan kekuasaan. Sedangkan perspektif kontra-realisme menyatakan bahwa regionalisme merupakan sarana untuk memahami kondisi sosial-ekonomi yang berubah yang akan mengubah karakter, lingkup, dan arena kompetisi kekuasaan.

Kerjasama regional antar negara merupakan regionalisme yang terbentuk sebagai upaya untuk merespon tantangan eksternal. Dalam regionalisme ini ditekankan adanya koordinasi untuk menentukan posisi regional dalam sistem internasional. Di lain sisi, integrasi regional menekankan pada pengurangan atau bahkan usaha untuk menghilangkan batas antar negara. Dalam konteks ini bukan batas geografis yang ingin dihilangkan, namun batas interaksi seperti batasan pajak ekspor dan impor.

Mengurangi Tarif Impor             

Jika perusahaan menjual produknya secara lokal, mereka dapat manfaat karena harga lebih murah dan kualitas lebih tinggi dibandingkan pasokan dari dalam negeri. Impor juga sangat dipengaruhi 2 faktor yakni, pajak dan kuota. Tingkat impor dipengaruhi oleh hambatan peraturan perdagangan. Pemerintah mengenakan tariff (pajak) pada produk impor. Pajak itu biasanya dibayar langsung oleh importir, yang kemudian akan membebankan kepada konsumen berupa harga lebih tinggi dari produknya. Demikianlah sebuah produk mungkin berharga terlalu tinggi dibandingkan produk yang berasal dari dalam negeri. Ketika pemerintah asing menerapkan tariff,  kemampuan perusahaan asing untuk bersaing di Negara-negara itu dibatasi.

Pemerintah juga dapat menerapkan kuota pada produk impor, yang membatasi jumlah produk yang dapat diimpor. Jenis hambatan perdagangan seperti ini bahkan lebih membatasi dibandingkan tariff, karena secara eskpilit menetapkan batas jumlah yang dapat diimpor.

Dibawah ini dipaparkan salah satu contoh dari kebijakan penurunan tarif impor yang dilakukan indonesia didalam berintegrasi dagang dengan antar negara-negara ASEAN.

Penurunan tarif impor negara ASEAN tidak menguntungkan industri Indonesia

Pada 2010, Indonesia tercatat memiliki defisit mencapai US$5,6 miliar. Penurunan tarif impor yang berlaku di lingkup negara anggota ASEAN tidak memberikan keuntungan bagi industri Indonesia. Sebab, pemberlakukan tarif Common Effective Preferential Tariff (CEPT) justru malah memperbesar defisit neraca perdagangan Indonesia.

Dirjen Kerjasama Industri Internasional Kementerian Perindustrian Agus Tjahajana mengutarakan, tren perdagangan ASEAN menunjukkan penurunan bea masuk malah makin memperbesar defisit neraca perdagangan Indonesia.

Angka itu meningkat dibanding tahun sebelumnya sebesar US$3,1 miliar. Selama kurun waktu 2007-2010, lanjutnya, terjadi peningkatan defisit untuk kelompok produk industri sejalan dengan penurunan bea masuk.

“Hal ini menunjukkan produk industri Indonesia tidak dapat mengambil keuntungan dari diberlakukannya penurunan tarif impor di negara ASEAN,” katanya, Jumat (2/9).

Tarif CEPT, seperti diketahui, merupakan tarif yang berlaku untuk negara anggota ASEAN yang meliputi Indonesia, Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Philipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Tarif itu diberlakukan sebesar 0%.

Pada 2010, jumlah produk yang masih dikenai tarif bea masuk hanya tersisa 84 produk. Jumlah itu hanya sekitar 1% dari total produk. Jumlah produk yang masuk dikenakan bea masuk sudah jauh berkurang ketimbang kondisi 2009 yang masih sekitar 1.810 produk.

Sama halnya dengan penerapan tarif Multi Favoured Nation (MFN). Dia menyebut, tarif yang berlaku untuk negara yang tidak memiliki perjanjian perdagangan dengan Indonesia itu berdampak besar terhadap angka impor produk industri Indonesia.

Pada 2007, impor produk industri tercatat sebesar US$48 miliar atau 72% dari total impor. Selanjutnya, angka itu meningkat hingga US$92 miliar pada 2008. Impor sempat turun pada 2009 menjadi US$72 miliar sebagai imbas krisis ekonomi global yang terjadi pada akhir 2009. Namun, angka itu melonjak lagi hingga US$101 miliar pada 2010. Pada periode itu rasio produk industri meningkat hingga 75% dibandingkan kondisi 2007.

Lantaran adanya program harmonisasi tarif bea masuk pada 2010, kini tersisa 11% dari total produk yang dikenai tarif bea masuk 0% atau lebih rendah dari tahun sebelumnya sekitar 24%. “Jumlah produk yang masih dikenai tarif bea masuk pada 2010 sebanyak 7.816 produk,” ujarnya

Hukum Uni Eropa

Hukum Uni Eropa (sebelumnya disebut Hukum Komunitas Eropa) adalah sekumpulan traktat dan perundang-undangan (misalnya Regulasi dan Direktif) yang berpengaruh langsung atau tidak langsung terhadap hukum negara anggota Uni Eropa. Tiga sumber hukum Uni Eropa adalah hukum primer, hukum sekunder, dan hukum suplementer. Sumber primer utama hukum Uni Eropa adalah traktat pendirian Uni Eropa. Sumber sekunder meliputi regulasi dan direktif yang didasarkan kepada traktat-traktat. Badan legislatif Uni Eropa terdiri dari Parlemen Eropa dan Dewan Uni Eropa, yang dapat membuat hukum sekunder untuk mencapai tujuan yang ditetapkan dalam traktat. Sementara itu, sumber suplementer Hukum Eropa meliputi keputusan Mahkamah Eropa dalam kasus, hukum internasional, dan asas umum hukum Uni Eropa. Hukum Uni Eropa diterapkan oleh pengadilan-pengadilan negara anggota. Mahkamah Eropa merupakan pengadilan tertinggi yang dapat menafsirkan Hukum Eropa.

Integrasi Ekonomi dalam Negeri dan Krisis Global

      BANYAK krisis ekonomi dunia yang bermula dari krisis keuangan. Bukan tidak mungkin bahwa krisis keuangan di Eropa saat ini juga dapat diikuti krisis ekonomi. Kalau krisis keuangan di Eropa berkelanjutan, ekonomi Eropa akan menghadapi masalah. Akibatnya, impor dari Eropa akan menurun.

Negara yang banyak mengekspor ke kawasan itu juga akan ikut terganggu. Misalnya, China yang akan mengalami dampak besar karena banyak mengekspor ke Eropa. Keadaan ini dapat terus “menular”. Indonesia pun dapat terkena dampak krisis di Eropa ini melalui penurunan ekspor, baik yang secara langsung ke Eropa maupun ke negara lain yang banyak mengekspor ke Eropa.

Dalam krisis ekonomi global 2008-2009 lalu, pertumbuhan ekonomi Indonesia termasuk salah satu yang terbaik di dunia. Meski begitu, pertumbuhan ekonomi menurun karena ekspor yang juga menurun. Indonesia dapat bertahan dari krisis antara lain karena tidak terlalu bergantung pada ekspor.  Sektor ekonomi dalam negeri telah membantu Indonesia bertahan dari dampak krisis.

Integrasi Ekonomi Dan Manajer Internasional

Implikasi bagi Manajer
• Peluang: Penciptaan pasar tunggal
– Protected pasar, sekarang terbuka
– Turunkan biaya melakukan bisnis di pasar tunggal
• Ancaman:
– Perbedaan dalam budaya dan praktek-praktek kompetitif membuat mewujudkan skala ekonomi sulit
– Lebih persaingan harga
– Di luar perusahaan dari pasar menutup
– Uni Eropa intervensi dalam merger dan akuisisi

REFERENSI

 

Sumber: https://jhonzhutauruk.wordpress.com/2012/07/30/integrasi-ekono/

 

Leave a comment

Manajemen Keuangan



Manajemen keuangan adalah suatu kegiatan perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan dana yang dimiliki oleh suatu organisasi atau perusahaan.

Aktivitas manajemen

Manajemen keuangan berhubungan dengan 3 aktivitas, yaitu:

  1. Aktivitas penggunaan dana, yaitu aktivitas untukmenginvestasikan dana pada berbagai aktiva.
  2. Aktivitas perolehan dana, yaitu aktivitas untuk mendapatkan sumber dana, baik dari sumber dana internal maupun sumber dana eksternalperusahaan.
  3. Aktivitas pengelolaanaktiva, yaitu setelah dana diperoleh dan dialokasikan dalam bentuk aktiva, dana harus dikelola seefisien mungkin.

Pendahuluan

Seorang manajer keuangan dalam suatu perusahaan harus mengetahui bagaimana mengelola segala unsur dan segi keuangan, hal ini wajib dilakukan karena keuangan merupakan salah satu fungsi penting dalam mencapai tujuanperusahaan.

Unsur manajemen keuangan harus diketahui oleh seorang manajer. Misalkan saja seorang manajer keuangan tidak mengetahui apa-apa saja yang menjadi unsur-unsur manajemen keuangan, maka akan muncul kesulitan dalam menjalankan suatu perusahaan tersebut.

Sebab itu, seorang manajer keuangan harus mampu mengetahui segala aktivitas manajemen keuangan, khususnya penganalisisan sumber dana dan penggunaan-nya untuk merealisasikan keuntungan maksimum bagi perusahaan tersebut. Seorang manajer keuangan harus memahami arus peredaran uang baik eksternal maupun internal.

Fungsi Manajemen Keuangan

Berikut ini adalah penjelasan singkat dari fungsi Manajemen Keuangan:

  1. Perencanaan Keuangan, membuat rencana pemasukan dan pengeluaraan serta kegiatan-kegiatan lainnya untuk periode tertentu.
  2. Penganggaran Keuangan, tindak lanjut dari perencanaan keuangan dengan membuat detail pengeluaran dan pemasukan.
  3. Pengelolaan Keuangan, menggunakan dana perusahaan untuk memaksimalkan dana yang ada dengan berbagai cara.
  4. Pencarian Keuangan, mencari dan mengeksploitasi sumber dana yang ada untuk operasional kegiatan perusahaan.
  5. Penyimpanan Keuangan, mengumpulkan danaperusahaan serta menyimpan dan mengamankan dana tersebut.
  6. Pengendalian Keuangan, melakukan evaluasi serta perbaikan atas keuangan dan sistem keuangan padaperusahaan.
  7. Pemeriksaan Keuangan, melakukan audit internal atas keuanganperusahaan yang ada agar tidak terjadi penyimpangan.
  8. Pelaporan keuangan, penyediaan informasi tentang kondisi keuanganperusahaan sekaligus sebagai bahan evaluasi

Bila dikaitkan dengan tujuan ini, maka fungsi manajer keuangan meliputi hal-hal sebagai berikut:

  1. Melakukan pengawasan atas biaya
  2. Menetapkan kebijaksanaan harga
  3. Meramalkan laba yang akan datang
  4. Mengukur atau menjajaki biaya modal kerja

Tujuan Manajemen Keuangan

Tujuan Manajemen Keuangan adalah untuk memaksimalkan nilai perusahaan. Dengan demikian apabila suatu saatperusahaan dijual, maka harganya dapat ditetapkan setinggi mungkin. Seorang manajer juga harus mampu menekan arus peredaran uang agar terhindar dari tindakan yang tidak diinginkan.

Analisis Sumber Dana dan Penggunaannya

Analisis sumber dana atau analisis dana merupakan hal yang sangat penting bagi manajer keuangan. Analisis ini bermanfaat untuk mengetahui bagaimana dana digunakan dan asal perolehan dana tersebut. Suatu laporan yang menggambarkan asal sumber dana dan penggunaan dana. Alat analisis yang bisa digunakan untuk mengetahui kondisi dan prestasi keuangan perusahaan adalah analisis rasio dan proporsional.

Langkah pertama dalam analisis sumber dan penggunaan dana adalah laporan perubahan yang disusun atas dasar dua neraca untuk dua waktu. Laporan tersebut menggambarkan perubahan dari masing-masing elemen tersebut yang mencerminkan adanya sumber atau penggunaan dana.

Pada umumnya rasio keuangan yang dihitung bisa dikelompokkan menjadi enam jenis yaitu:

  1. Rasio Likuiditas, rasio ini untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban finansial jangka pendeknya.
  2. RasioLeverage, rasio ini digunakan untuk mengukur seberapa banyak dana yang di-supply oleh pemilik perusahaan dalam proporsinya dengan dana yang diperoleh dari kreditur perusahaan.
  3. Rasio Aktivitas, rasio ini digunakan untuk mengukur efektivitas manajemen dalam menggunakan sumber dayanya. Semua rasio aktifitas melibatkan perbandingan antara tingkat penjualan dan investasi pada berbagai jenis harta.
  4. Rasio Profitabilitas, rasio ini digunakan untuk mengukur efektifitas manajemen yang dilihat dari laba yang dihasilkan terhadap penjualan dan investasi perusahaan.
  5. Rasio Pertumbuhan, rasio ini digunakan untuk mengukur seberapa baik perusahaan mempertahankan posisi ekonominya pertumbuhan ekonomi dan industri.
  6. Rasio Penilaian, rasio ini merupakan ukuran prestasi perusahaan yang paling lengkap oleh karena rasio tersebut mencemirkan kombinasi pengaruh dari rasio risiko dengan rasio hasil pengembalian.

Pengertian Modal

Istilah “modal” biasa diartikan bermacam-macam, istilah modal dalam pembelanjaan perusahaan dapat dibedakan menjadi 2, yaitu: modal aktif dan modal pasif. Modal aktif merupakan kekayaan atau penggunaan dana, sedangkan modal pasif merupakan sumber dana.

Manajer Keuangan

Manajer Keuangan merupakan seseorang yang mempunyai hak dalam mengambil suatu keputusan yang sangat penting dalam suatu bidang investasi dan pembelanjaan perusahaan. Manajer keuangan juga bertanggung jawab dalam bidang keuangan pada suatu perusahaan.

 

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_keuangan

Leave a comment

HUBUNGAN NILAI KURS RUPIAH TERHADAP FLUKTUASI IHSG DI BURSA EFEK INDONESIA DITENGAH INFORMASI DALAM MENGHADAPI MEA 2015


FEBRIYANTO

Dosen FE Universitas Muhammadiyah Metro

 

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis hubungan antara kurs rupiah terhadap IHSG di BEI ditengah informasi menghadapi MEA tahun 2015.

Data yang digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini adalah data IHSG, Kurs Dollar terhadap Rupiah yang dibatasi pada data penutupan tiap akhir-akhir bulan selama periode amatan antara Oktober 2014 – September 2015. Alasan pemilihan periode tahun yang digunakan adalah untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat sesuai dengan keadaan sekarang ini.

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan alat analisis Korelasi sederhana. Analisis korelasi digunakan untuk menguji hubungan antara kurs rupiah terhadap IHSG.

Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ”Kurs Rupiah berpengaruh negatif terhadap IHSG”. Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh hasil bahwa hipotesis tersebut terbukti. Hasil menunjukkan bahwa ketika nilai kurs rupiah terdepresiasi maka IHSG akan melemah.

Selama periode pengamatan sendiri, diperoleh hasil bahwa nilai kurs rupiah dipertahankan oleh Bank Indonesia dalam kisaran 9.808,60 – Rp. 10.709,13 per dollar Amerika Serikat. Nilai Kurs Rupiah yang relatif stabil ini menunjukkan bahwa prospek perekonomian Indonesia cukup baik. Kondisi ditengan informasi adanya pemberlakukan MEA ternyata tidak serta merta membuat aktivitas perekonomian menjadi terpengaruh secara signifikan. Hal ini tercermin dari kenaikan IHSG selama periode pengamatan. Keterbatasan dalam penelitian ini adalah data yang digunakan hanya selama satu tahun dan dua variabel yang diteliti. Sehingga memungkinkan peneliti selanjutnya untuk menambah jumlah data dan variabel.

Keywords: IHSG, Kurs Rupiah, Perekonomian.

Leave a comment

ANALISIS INTEGRASI EKONOMI DI PASAR MODAL KAWASAN NEGARA ASEAN DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN


Sejak tahun 1967, negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) melakukan perhimpunan kerjasama. Perhimpunan negara-negara tersebut ada awalnya merupakan kerjasama bidang politik, namun kerjasama tersebut berkembang menjadi lebih luas, termasuk kerjasama dalam bidang ekonomi.

Perkembangan kerjasama dalam bidang ekonomi bermula dari konsep Preferential Trade Arrangement (PTA) setelah itu berubah menjadi Free Trade Area (FTA). Perubahan terakhir kerjasama ASEAN menjadi pembentukan ASEAN Economic Community (AEC). Konsep ini dipertegas dalam KTT ASEAN Oktober 2003 di Bali dalam Deklarasi ASEAN Concord II (Bali Concord II).

ASEAN Economic Community (AEC) atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) adalah perwujudan dari hasil pemikiran negara anggota ASEAN sebagai kawasan yang makmur dan memiliki daya saing tinggi. Pembentukan MEA pada tahun 2015 berfungsi sebagai wilayah basis produksi dan pasar tunggal. Program MEA meliputi kebebasan aliran barang, tenaga kerja, aliran modal, juga bertujuan dalam rangka mengurangi kemiskinan dan kesenjangan sosial ekonomi.

Pencapaian target MEA agar dapat terwujud, maka dilakukan pertemuan pada bulan Agustus 2003 untuk tingkat menteri keuangan negara-negara ASEAN, di Filipina. Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan tentang Roadmap Integrasi ASEAN (RIA) bidang finansial (RIA-Fin) yang mencakup 4 bidang, yaitu, pertama: pengembangan pasar modal, kedua: liberalisasi neraca modal, ketiga: liberalisasi jasa keuangan, dan keempat: kerja sama nilai tukar. Kesepakatan konsep Roadmap kerjasama pasar modal tersebut diwujudkan dalam rangka membentuk kerjasama pasar modal yang saling terkait karena terintegrasi, meningkatkan perdagangan intra kawasan dan memperdalam integrasi ekonomi regional.

Pasar modal ASEAN yang terintegrasi, akan meningkatkan perannya dalam peningkatan pembangunan ekonomi negara-negara ASEAN. Liaw (2005) mengatakan, peran pasar modal ini penting, karena pasar modal merupakan sumber pendanaan jangka panjang bagi korporasi dan untuk memperoleh tambahan nilai keuntungan bagi investor. Bursa-bursa saham yang terintegrasi akan memberikan peluang bagi perusahaan-perusahaan untuk mendapatkan modal secara efisien. Sedangkan bagi para investor dapat menanamkan modalnya pada sekuritas atau investasi portofolio.

 

Sampai saat ini, antar negara ASEAN masih terdapat perbedaan-perbedaan regulatory (peraturan). Kurangnya kerangka kerja peraturan bersama antar negara merupakan faktor yang dapat menghambat realisasi rencana ini. Maka keinginan memiliki pasar modal tunggal di kawasan ASEAN sampai batas akhir 2015, perlu dilakukan pembuatan kebijakan yang mengatur perpajakan, perlindungan investor dan penyelesaian sengketa. Setiap negara harus memprioritaskan dan mensikronkan program negaranya masing-masing, integrasi harus dilakukan para pemangku kepentingan, setiap negara harus berusaha meningkatkan likuditas di pasar ASEAN.

 

Masalah integrasi pasar saham negara-negara ASEAN merupakan sangat penting. Tingkat kepentinganya menjadi tema kajian yang menarik untuk diteliti, mengingat penerapan pasar tunggal dalam perekonomian kian tinggal menghitung hari, sehingga akan lebih menarik dan perlu untuk mengetahui serta membuktikan apakah pasar modal di kawasan negara anggota ASEAN, khususnya Indonesia, Malaysia, Philipina, Singapura dan Thailand sudah terintegrasi, ataukah masih tersegmentasi. Selain itu perlu juga diketahui dan dibuktikan bentuk integrasi yang terjadi: apakah pasar modal hanya mempengaruhi pasar modal yang lain? atau hanya dipengaruhi oleh pasar modal yang lain, atau selain mempengaruhi juga dipengaruhi oleh pasar modal yang lain dalam satu kawasan?

#Rencana Proposal Disertasi Manajemen Keuangan

Leave a comment

Muhasabah Kualitas Diri


Meningkatkan Kualitas Diri

Apapun profesi dan pekerjaanya kualitas menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam berkarier. Menjadi enterpreneur atau bekerja pada perusahaan/orang lain tidak lepas dari hal yang satu ini. Jika kualitas diri tidak baik maka akan berpengaruh dalam mencapai kesuksesan.

Apakah hidup ingin terus-terusan mengalami kesulitan? Jika tidak mulailah dari sekarang untuk merubah kehidupan. Berikut ini beberapa cara tepat meningkatkan kualitas diri:

  1. Nilailah diri sendiri

Sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya mengawali dengan menilai kinerja diri. Penilaian harus obyektif dan realistis. Jika merasa kinerja belum maksimal, nilailah seperti itu. Ambilah catatan kemudian tuliskan poin-poin tugas apa saja yang dihadapi di kantor. Lalu, tanyakan pada diri, seberapa jauh mampu menangani poin-poin tersebut.

Misalnya, jika seorang webmaster, kemudian bertanya kepada diri sendiri seberapa cepat mampu mengikuti perkembangan teknologi yang ada saat ini? Tanyakan juga apakah menikmati tugas-tugas tersebut.Daftar singkat ini akan membantu memperoleh gambaran utuh mengenai kinerja sendiri. Setelah diperoleh gambaran utuh, bisa memutuskan, aspek mana yang sudah kuasai, dan aspek mana mana yang perlu ditingkatkan.

  1. Terus belajar

Pahamilah bahwa karier profesional merupakan sebuah proses di mana memiliki kesempatan untuk mengikutinya. Ilmu didalam dunia ini sangat luas, jadi sepintar-pintarnya mencari ilmu didalam dunia ini, karena ilmu apapun bisa dipelajari. Karena sesuatu yang dipeljari didunia ini tidak ternilai harganya.

  1. Tanggung jawab

Meskipun berada dalam naungan sebuah perusahaan, diri sendiri yang akan menentukan karier. Jadi, bertanggungjawablah dan pastikan bahwa mengambil semua peluang untuk meningkatkan skill profesional diri. Memperoleh tawaran untuk mengikuti training, seminar, atau keanggotaan sebuah asosiasi profesional? Tak perlu ragu untuk ikut dan bergabung karena skill pun akan semakin jaya.

  1. Jaga kinerja

Selain bertanggungjawab, juga harus menerapkan standar pribadi di dalam mengerjakan tugas profesional. Standar inilah yang akan menentukan kualitas kerja. Di sisi lain, kinerja inilah yang akan menjadi dasar kenaikan jabatan atau promosi. Jadi, jangan segan bertanya kepada atasan. Jika memang merasa perlu, mintalah job atau tugas baru yang menantang. Namun, jangan asal meminta penugasan. Ukur kemampuan dan yakin memang mampu menerima tugas.

  1. Jaga hubungan kerja

Meski tampaknya tak terkait langsung dengan skill, menjaga hubungan kerja dengan semua level merupakan salah satu strategi penting untuk mengembangkan kemampuan. Berusahalah agar mampu bekerja dalam tim secara efektif. Karena dengan efektif akan mendorong untuk mencapai keberhasilan dalam hidup.

  1. Ciptakan jaringan

Sisihkan dulu urusan kantor. Kini, saatnya untuk bersosialisasi dan menciptakan jaringan di luar kantor. Bisa bergabung dengan komunitas profesional di luar posisi karier, namun tetapi bisa meningkatkan kualitas kinerja. Yakinlah, ilmu dan jaringan yang diperoleh dan bina di komunitas itu akan sangat membantu karier di kemudian hari.

  1. Carilah mentor

Cara terbaik menguasai sebuah bidang adalah belajar dari ahlinya. Jadi, jangan ragu untuk mencari mentor atau guru.

Kalau perlu, carilah mentor sebanyak-banyaknya. Semakin banyak mentor, semakin banyak ilmu yang bisa diserap, sehingga ketika dihadapkan pada suatu persoalan kerja, memiliki banyak solusinya.

  1. Siapkan masa depan

Selalulah bertanya, Apa yang akan terjadi besok? Bagaimana mengatasinya? Salah satu ciri pemenang adalah selalu selangkah di depan lebih dulu ketimbang kompetitornya. Ketika kompetitor tengah asyik bergulat dengan persoalan hari ini, kita sudah mencari solusi untuk persoalan yang muncul esok hari. Cobalah berlatih membiasakan diri untuk berada selangkah di depan. Dijamin, akan menikmati hasilnya lebih cepat dari yang diperkirakan.

  1. Asah terus skill Anda

Dewasa ini banyak sekali tawaran pelatihan atau kursus singkat untuk semua bidang profesi, dari mulai pelatihan soal keuangan perusahaan, pelatihan program komputer, pelatihan leadership, dan sebagainya. Nah, seperti halnya poin ke-2 di atas, jangan ragu untuk mengikuti pelatihan-pelatihan, sekalipun tak berkait langsung dengan posisi Anda. Jangan takut untuk mengikuti tes uji kemampuan. Biasanya ketakutan dan keraguan muncul ketika Anda belum melangkah. Begitu melangkah, Anda pasti mampu mengatasi keragu-raguan tadi dengan segera. Pengayaan skill ini sudah pasti akan menjadi poin tersendiri dalam menjalani karier Anda.

  1. Jangan lupakan teknologi

Ada banyak sekali situs atau jaringan sosial yang bisa Anda buka dan membantu meningkatkan skill Anda.

 

Oleh : Haeru Syaif Nawaf dalam http://haerusyaifnawaf.blogspot.com/2013/01/cara-meningkatkan-kualitas-diri.html

Leave a comment

Bangun Personal Brand bagi Karir


Prioritas,

Liputan6.com, Jakarta – Menjadi diri sendiri dengan keunikan dan keunggulan pribadi ternyata dapat menjadi kunci sukses saat berkarir. Karena itu, penting bagi Anda untuk memiliki personal brand (kekhasan pribadi) yang sangat kuat.

Melalui proses personal branding, Anda juga mengembangkan pemahaman diri tentang keunikan, kekuatan karir dan berbagai hal yang membuat Anda berharga di tempat kerja.

“Personal branding memacu Anda untuk memperjelas tentang apa yang ingin Anda capai dan membantu menetapkan tujuan untuk mencapainya,” ujar CEO Karir.com Dino Martin seperti dilansir, Rabu (4/3/2015).

Jika Anda ingin sukses, menciptakan merek pribadi bukan hanya sebuah pilihan, melainkan suatu kebutuhan. Apakah Anda bercita-cita untuk mendapatkan promosi atau pekerjaan impian, menciptakan brand yang menarik dan konsisten akan membantu mencapai tujuan pribadi dalam berkarir.

Berikut empat cara membangun personal brand agar karir semakin cemerlang:

  1. Tunjukan nilai lebih yang Anda miliki

Luangkan waktu untuk berpikir tentang apa yang membuat Anda berbeda dari rekan-rekan di kantor, seperti kekuatan, ketertarikan dan tujuan karir pribadi. Jika Anda meninggalkan pekerjaan saat ini, apa yang membuat perusahaan dan rekan Anda merasa kehilangan?

“Kenali potensi diri Anda, sebaik mungkin,” pungkas Dino

  1. Cari tahu penilaian orang lain terhadap Anda

Tanyakan pada rekan terdekat, rekan kerja, tentang sifat yang menggambarkan Anda.

“Apa keahlian Anda? Apa kekuatan Anda? Di bidang mana mereka melihat Anda sebagai sosok tak tergantikan?” terangnya.

  1. Identifikasi target Anda

Sama halnya seperti produsen BMW yang mengenal targetnya sebagai pengemudi kelas tinggi yang mengedepankan prestise, Anda juga harus melakukan hal serupa. Menentukan target yang sesuai dengan kemampuan karir pribadi.

Hal ini tidak hanya akan membantu Anda mengasah kemampuan pribadi, tapi menunjukkannya ke tempat yang tepat.

  1. Perhatikan detail

Segala sesuatu yang Anda lakukan pada akhirnya memberikan kontribusi pada personal brand.

Setelah brand Anda telah dikenal, pastikan bahwa hal-hal kecil seperti cara berpakaian, bahasa tubuh, bagaimana Anda bersikap pada rekan kerja, hingga cara menulis email. Tunjukkan kemampuan yang konsisten guna membentuk personal brand yang kuat. (Sis/Ndw)

Prioritas

Sumber: http://bisnis.liputan6.com/read/2185229/4-cara-bangun-personal-brand-agar-karir-kian-cemerlang

Leave a comment

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 577 other followers